Jenis dan Contoh Conditional Sentence Semua Tipe

    Jenis dan contoh conditional sentence semua tipe. Terkadang manusia membicarakan suatu hal yang menjadi andai-andai atau angan-angan. Dalam bahasa Inggris, hal itu juga dimasukkan dalam materi grammar. Bagaimanakah ketentuan pemakaian kalimat itu ?

Jenis dan Contoh Conditional Sentence Semua Tipe

Jenis dan Contoh Conditional Sentence Semua Tipe
Jenis dan Contoh Conditional Sentence Semua Tipe

Contoh Conditional Sentence

    Pada artikel kali ini akan diberikan contoh kalimat conditional sentence semua tipe. Selain itu, juga diberikan materinya, mulai dari definisi, fungsi dan kegunaan, jenis dan tipe beserta rumusnya, beserta contoh kalimatnya baik verbal dan nominal dengan artinya.

Pengertian 

    Apa itu conditional sentence? adalah sebuah kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan suatu pengandaian. Namanya sautu pengandaian pasti ada kemungkinannya terjadi dan tidak mungkin terjadi sama sekali. 
    Biasanya kalimat ini memiliki ciri khas yaitu adanya penggunaan kata "if" atau jika diartikan kalimat pengandaian jika.
    Kalimat pengandaian jika dibagi menjadi empat tipe. Mulai dari tipe 0, tipe 1, tipe 2, dan tipe 3. Walaupun sama-sama kalimat pengandaian, tetapi memiliki pola yang sedikit berbeda dan maknanya yang juga berbeda. 
    Pembagian tersebut ditinjau dari kemungkinan pengandaian tersebut dapat terjadi atau singkatnya kemungkinan pengandaiannnya.

Fungsi dan Pembagian

   Fungsinya yaitu digunakan untuk menyatakan sebuah pengandaian. Pengandaian itu mungkin saja terjadi dan mungkin saja tidak. Semua itu tergantung pada konteks kalimat dan tipe yang digunakan. 
    Ditinjau dari segi kemungkinan pengandaiannya, dibagi menjadi empat. Apa saja empat itu ? yaitu mulai dari tipe 0, tipe 1, tipe 2, dan tipe 3. Mari kita simak berikut ini penjelasannya.

1. Conditional sentence tipe 0

    Tipe 0 biasa disebut dengan zero conditional sentence. Kalimat ini digunakan untuk menyatakan pengandaian yang konsekuensi atau hasilnya pasti bisa terwujud. Dengan kata lain memaparkan sebuah kebeneran umum (general truth) dan fakta ilmiah. 
    Pengandaian menggunakan simple present tense dan kosnsekuensinya menggunakan simple present tense.

Rumus verbal :

  • (+) If + S + V1 + O, S + V1 + O
  • (-) If + S + do/does not + V1 + O, S + do/does not + V1 + O
  • (?) Does/Do + S + V1 + O + if + S + V1 + O + ?

Rumus nominal :

  • (+) If + S + is/am/are + ANA, S + is/am/are + ANA
  • (-) If + S + is/am/are not + ANA, S + is/am/are not + ANA
  • (?) Is/Am/Are + S + ANA + if + S + is/am/are + ANA + ?

2. Conditional sentence tipe 1

    Dalam kalimat pengandaian tipe pertama ini peristiwanya belum terjadi dan sangat mungkin peristiwa pengandaian tersebut dapat terjadi di masa mendatang. 
    Dengan kata lain, kalimat ini digunakan untuk membicarakan situasi yang belum terjadi di masa sekarang dan akan terjadi di masa mendatang jika sayaratnya terpenuhi.
    Pengandaian menggunakan simple present tense dan konsekuensinya menggunakan simple future tense.

Rumus verbal :

  • (+) If + S + V1 + O, S + will + V1 + O
  • (-) If + S + do/does + not + V1 + O, S + will + V1 + O
  • (?) Will + S + V1 + O + if + S + V1 + O ?

 Rumus nominal :

  • (+) If + S + is/am/are + ANA, S + will + be + ANA
  • (-) If + S + is/am/are + not + ANA, S + will + not + be + ANA
  • (?) Will + S + be + ANA + if + S + is/am/are + ANA + ?

3. Conditional sentence tipe 2

    Kalimat pengandaian tipe 2 ini digunakan untuk menyatakan peristiwa yang tidak mungkin terjadi karena sayaratnya tidak mungkin terpenuhi. 
    Dengan kata lain, kalimat ini digunakan untuk membicarakan sebuah fakta yang berlawanan dengan  yang ada di masa sekarang.
    Pengandaian menggunakan simple past tense dan konsekuensinya menggunakan simple past future tense.

Rumus verbal :

  • (+) If + S + V2 + O, S + would + V1 + O
  • (+) Were + S + to V1 + O, S + would + V1 + O
  • (-) If + S + did not + V1 + O, S + would not + V1 + O
  • (?) Would + S + V1 + O + if + S + V2 + O + ?

Rumus nominal :

  • (+) If + S + was/were + ANA, S + would + be + ANA
  • (-)  If + S + was/were not + ANA, S + would not + be + ANA
  • (?) Would + S + be + ANA + if + S + was/were + ANA ?

4. Conditional sentence tipe 3

    Kalimat pengandaian tipe 3, sayarat dari kalimat ini tidak mungkin terjadi dan terpenuhi karena sudah terjadi di masa lalu sehingga peristiwa yang diharapkan tidak mungkin terjadi. Dengan kata lain, kalimat ini digunakan untuk menyatakan harapan yang tidak terjadi di masa lalu.
    Pengandaian menggunakan past perfect tense dan konsekuensinya menggunakan past future perfect tense.

Rumus verbal :

  • (+) If + S + had + V3, + O, S + would + have + V3 + O
  • (+) Had + S + V3 + O, S + would + have + V3 + O
  • (-) If + S + had not + V3, + O, S + would + have not + V3 + O
  • (?) Would + S + have + V3 + O + if + S + had not + V3 + O + ?

Rumus nominal :

  • If + S + had + been + ANA, S + would + have + been + ANA.
  • If + S + had not + been + ANA, S + would not + have + been + ANA
  • Would + S + have + been + ANA + if + S + had + been + ANA + ?

Contoh Kalimat Beserta Terjemahan

    Berdasarakan tipe dan rumus untuk setiap tipe pada poin-poin sebelumnya, selanjutnya pada poin terakhir ini ane berikan beberapa contoh unutk dijadikan referensi supaya lebih mudah dipahami.

Tipe 0 :

  • If you burn a paper, it becomes ash.
  • (Jika kamu membakar kertas, itu akan menjadi abu.)
  • Water is boiled if we cook it in 100'C fire.
  • (Air terebus jika kita memasaknya dalam api 100'C)
  • If she plays with fire, there is smoke from it.
  • (Jika dia bermain dengan api, ada asap darinya)

Tipe 1 :

  • If you give me money, I will buy it for you.
  • (Jika kmu memberikan uang, saya akan membelikannya untukmu)
  • I will do it better if she watches me.
  • (Saya akan melakukannya dengan baik jika dia melihatku.)
  • Will you attend to my party if she comes too ?
  • (Akankah kamu menghadiri pestaku jika dia datang juga ?)

Tipe 2 :

  • If I were you, I would be very angry because of that.
  • (Jika say menjadi kamu, saya akan menjadi sangat marah karena hal itu.)
  • Were we to go to the beach, we would be very happy.
  • (Jika kita pergi ke pantai, kita akan menjadi senang.)
  • I would fly every where if I had a pair of wings.
  • (Saya akan terbang kemanapun jika saya memiliki sepasang sayap.)

Tipe 3 :

  • If she had eaten fresh vegetables, she would have healthy body.
  • (Jika dia makan sayuran yang fresh, dia akan mempunyai tubuh yang sehat.)
  • Had Jono studied hard, he would have passed the test easily.
  • (Jika Jono belajar giat, dia akan melewati tes itu dengan mudah.)
  • They would have been safe if they hadn't swum there.
  • (Mereka akan aman jika merka tidak berenang disana.)

Penutup 

    Semua tipe dan contoh conditional sentence ini semoga bisa memberikan referensi dalam belajar bahasa Inggris bagi para pembaca sekalian. Untuk materi dan contoh lain bisa dilihat di laman don-english. Sekian dan terima kasih disampaikan.

    
    
LihatTutupKomentar