Berbagai Tipe Conditional Sentence (If) Dalam Bahasa Inggris

Berbagai Tipe Conditional Sentence (If) Dalam Bahasa Inggris

Conditional Sentence Dalam Bahasa Inggris 

    Conditional sentences atau biasa dikenal juga dengan conditional if. Pasti kita pernah mendengar istilah yang satu ini. Istilah ini merujuk pada pengertian suatu kalimat pengandaian.

    Karena pengandaian, tentunya masih dalam bentuk andai-andai dan belum dikerjakan. Misalnya, saja
"Aku tidak bisa hidup jika kamu tidak bersamaku." "Jika aku belajar giat, aku akan mendapatkan nilai 100."

    Nah, grammar yang digunakan untuk manyatakan hal-hal semacam itu adalah conditional sentence tipe 0,1,2,3.
Berbagai Tipe Conditional Sentence (If) Dalam Bahasa Inggris
Berbagai Tipe Conditional Sentence (If) Dalam Bahasa Inggris

Apa Itu Conditional Sentences?

    Conditional sentence adalah kalimat dalam bahasa inggris yang berisi pengandaian mengenai suatu hal yang belum terjadi. Kalimat yang digunakan merupakan kalimat majemuk dengan ketentuan tertentu.

    Biasa juga disebut dengan conditional if karena memang bentuk dasar dari kalimat ini adalah berbentuk "if-clause dan main clause".

    Dengan if-clause yang merupakan hal yang diandaikan dan main clause yang merupakan akibat dari pengandaian tersebut. Keduanya merupakan satu kesatuan kalimat dengan makna tertentu.

Conditional Sentence Type 0,1,2,3

    Ada 4 jenis conditional if dalam bahasa inggris yang sering digunakan, berikut ini penjelasan, sekaliigus rumus dan contoh lengkapnya.

Conditional Sentence Type 0 (Zero Conditional)

    Conditional sentence tipe 0 merupakan  jenis kalimat pengandaian yang suatu fakta sebab akibat yang telah menjadi kebenaran umum untuk terjadi.

    Karena  berisi suatu fakta maka tense yang digunakan adalah simple present tense.

Rumus

  • If + simple present, simple present.
  • Simple present + if + simple present.

Contoh

  • If you heat ice, it melts.
  • (Jika kamu memanaskan es, itu meleleh.)
  • The ground gets wet if it rains.
  • (Tanah menjadi basah jika hujan.)
  • If a paper is burned, it becomes ash.
  • (Jika kertas dibakar, itu menjadi abu.)
  • I feel sick if I eat too much.
  • (Saya sakit jika makan terlalu banyak.)
  • If we don’t brush your teeth, we get cavities.
  • (Jika kita tidak menyikat gigi, kita mendapat gigi berlubang.)
  • When people smoke cigarettes, their health suffers.
  • (Ketika orang merokok, kesehatan mereka terganggu)
  • If red mixes with white, it definitely turns out pink.
  • (Jika merah bercampur putih, pasti akan menjadi merah muda.)

Conditional Sentence Type 1 (First Conditional)

    Conditional sentence tipe 1 merupakan bentuk kalimat pengandaian yang mungkin terjadi di masa yang akan datang jika syaratnya terpenuhi.

    Biasanya kalimat ini terdapat dua fakta yang mungkin terjadi, yaitu terjadi dan tidak terjadi. Misal, "I will come to your party if you invite me."

    Fakta: Jika kamu mengundang saya maka saya akan datang, namun jika kamu tidak mengundang saya, saya tidak akan datang.

Rumus

  • If + simple present, simple future
  • Simple future + if + simple present

Contoh:

  • If I am at school, I will help you.
  • (Jika saya berada di sekolah, saya akan membantumu.)
  • If my father gives my mother money, my mother will go shopping.
  • (Jika ayahku memberi ibuku uang, ibuku akan pergi belanja.)
  • We will go to the library if it doesn't rain.
  • (Kita akan pergi ke perpustakaan jika tidak hujan.)
  • The teacher will call you if you can't be quiet.
  • (Guru akan memanggilmu jika kamu tida bisa diam.)
  • If the book is bought by me, I will read it.
  • (Jika buku itu dibeli olehku, saya akan membacanya.)

Conditional Sentence Type 2 (Second Conditional)

    Conditional sentence tipe 2 merupakan jenis kalimat pengandaian yang tidak mungkin untuk terjadi atau bisa juga diesbut dengan istilah hanya angan-angan saja.

    Kalimat ini digunakan untuk membicarakan fakta dari suatau pengandaian/kejadian yang bertolak belakang di masa sekarang.

    Kalimat ini memiliki fakta yang selalu bertentangan dengan kalimat pengandaiannya. Misal, "If I lived in Mekkah, I would easily go to Ka'bah."

    Fakta: Kenyataannya saya tidak tinggal di Mekkah sehingga saya tidak mudah untuk pergi ke Ka'bah.

Rumus

  • If + simple past, S + would/might/could + V1
  • S + would/might/could + V1 + if + simple past

Contoh

  • If I owned a theme park, I would play roller coaster. (Jika saya memiliki sebuah taman hiburan, saya akan bermain roller coaster.) Kenyataannya, saya tidak punya taman hiburan sehingga saya tidak akan bermain roller coaster
  • If she had money, she would go to the concert. (JIka dia punya uang, dia akan pergi ke konser itu.) Kenyataannya, dia tidak punya uang sehingga dia tidak pergi ke konser itu.
  • My brother could solve the problem if he knew it.  (Saudaraku dapat menyelesaikan masalah itu jika dia tahu.) Kenyatannya, saudaraku tidak tahu masalahnya sehingga dia tidak bisa menyelesaikannya.

Conditional Sentence Type 3 (Third Conditional)

    Conditional sentence tipe 3 merupakan jenis kalimat pengandaian yang tidak mungkin untuk bisa terwujud. Kejaidan dan pengandaian yang dibicarakan sudah terlewat atau tidak bisa diubah lagi kenyataanya.

    Kalimat ini digunakan untuk membicarakan harapan/pengandaian/keinginan yang tidak terwuju di masa lampau.

    Dengan kata lain, hnya sebuah mimpi atau imajinasi kita saja. Misalkan, "If I had waken up earlier, I wouldn't have missed English class." 

    Fakta: Kenyataannya saya bangun terlambat sehingga saya melewatkan kelas bahasa Inggris.

Rumus

  • If + past perfect, S + would/could/might have + V3
  • S + would/could/might have + V3 + if + past perfect.

Contoh

  • If she had remembered to invite me, I would have attended her party. (Jika dia ingat untuk mengundangku, aku akan menghadiri pestanya.) Kenyataannya, di lupa mengundangku sehingga aku tidak datang ke pestanya.
  • I could have left earlier if you had told me you needed a ride. (Saya dapat pergi lebih awal jika kamu memberitahuku butuh tumpangan.) Kenyataannya, kamu tidak memberitahuku butuh tumpangan sehingga aku tidak pergi lebih awal.
  • My brother wouldn’t have gotten the scholarship if he hadn’t taken his parent's advice. (Saudaraku tidak akan mendapat beasiswa jika dia tidak menuruti nasihat orangtuanya.) Kenyataannya, saudaraku menuruti nasihat orangtuanya sehingga dia mendapatkan beasiswa.

Penutup dan Kesimpulan

    Conditional sentence atau conditional if biasa juga dikenal dengan sebutan kalimat pengandaian terdiri dari beragam bentuk dan jenis. Setidaknya, ada 4 jenis yang masing-masing menggunakan tense yang berbeda-beda.

    Pada dasarnya, rumus dari kalimat pengandaian adalah menggunakan if-clause yang diikuti oleh main clause ataupun sebaliknya. Nilai kebenaran dari pengandaian tersebut juga bermacam-macam sesuai dengan jenis yang telah dipaparkan.

    Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat dan banyak memberikan referensi bagi para pembaca mengenai pengertian, jenis, rumus, dan contoh conditional sentences.



    



LihatTutupKomentar