Dialog Panjang Offering Help Menerima dan Menolak Tawaran
Dalam berkomunikasi, terkadang kita menerima atau menawarkan bantuan atau tawaran kerjasama kepada orang lain. Namun, menerima dan menolak tawaran kerjasama dapat menjadi hal yang sulit bagi sebagian orang.
Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas tentang dialog panjang offering help dalam menerima dan menolak tawaran dengan sikap positif dan komunikasi efektif.
Dengan memahami strategi menerima dan menolak tawaran dengan baik, diharapkan dapat membangun hubungan kerjasama yang positif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
![]() |
Dialog Panjang Offering Help Menerima dan Menolak Tawaran |
Dialog Offering Help Menerima dan Menolak
Pada artikel kali ini akan diberikan dialog panjang tentang offering help beserta artinya dengan respon menerima dan respon menolak tawaran. Selain itu, juga akan ada sedikit review materinya mulai dari pengertian hingga ungkapan yang sering digunakan.
Pengertian
Offering help adalah ungkapan dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menawarkan bantuan tertentu kepada orang lain.
Terdapat banyak sekali ungkapan-ungkapan dalam memberikan tawaran bantuan kepada orang lain yang dianggap membutuhkan. Mulai dari tawaran yang bersifat formal hingga tawaran yang bersifat non-formal. Penggunaan keduanya disesuaikan dengan kondisi dan juga lawan bicara.
Selain memberikan tawaran bantuan kepada orang lain, ada kalanya kita ditawari bantuan. Nah, terkadang kita menyetujuinya atau menerima tawaran dan terkadang pula kita menolaknya karena kita bisa mengatasinya sendiri atau karena alasan lain. Hal itu disebut dengan respon tawaran bantuan.
Beberapa Ungkapan Offering Help
Terdapat pola umum yang sering digunakan dalam mengungkapkan tawaran bantuan kepada orang lain. Namun, tidak harus terpaku pada pola ini. Ungkapan bisa berkembang sesuai dengan kreativitas pembawanya.
1. Ungkapan formal
- May I help you ? (Bolehkah saya membantumu ?)
- Would you like me to ... ? (Akankah kamu mengizinkanku untuk ... ?)
- What can I do for you ? (Apa yang dapat saya lakukan ?)
2. Ungkapan informal
- Can I help you ? (Dapatkah saya membantumu ?)
- Let me to ... (Izinkan saya untuk ...)
- What if I help you with ... ? (Bagaimana jika saya memabantumu dengan ... ?)
3. Respon menerima tawaran
Namun, kemampuan untuk menerima atau menolak tawaran secara efektif sangat penting dalam membangun hubungan kerjasama yang positif. Untuk menerima tawaran, penting untuk mempertimbangkan manfaat dan resiko yang akan diterima, serta memberikan tanggapan yang jelas dan positif.
- Yes, of course. (Ya, tentu saja)
- Ok, you may do it. (Ok, kamu boleh melakukannya)
- Ok, please. (Ok, silakan)
4. Respon menolak tawaran
Di sisi lain, ketika menolak tawaran, diperlukan sikap sopan dan menjelaskan alasan penolakan secara jelas dan terbuka. Dengan sikap yang baik dalam menerima atau menolak tawaran, dapat dihasilkan strategi yang efektif dalam membangun hubungan kerjasama yang positif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
- Thank's, I can handle it. (Terima kasih, saya dapat mengatasinya)
- Don't worry, It's easy for me. (Jangan khawatir, mudah bagiku)
- No problem, I will do it by myself. (Tidak apa-apa, saya akan melakukannya sendiri)
Dialog panjang menerima tawaran mengenai homework
Sebagai seorang pelajar, PR atau pekerjaan rumah merupakan hal yang lumrah. Hal ini bisa menjadi topik dalam contoh dialog berikut ini,
- A : Tomorrow is the last day we can submit our homeworks.
- (Besok adalah hari terakhir kita mengumpulkan tugas-tugas kita)
- B : Yes, you are true. But, I have problem to finish this one.
- (Ya, kamu benar. Tapi, saya punya masalah untuk menyelesaikan yang satu ini)
- A : Ooo, Mathematics homework. I have finished it.
- (Ooo, Tugas matematika. Saya telah menyelesaikannya)
- B : Don't you feel hard to finish it ?
- (Tidakkah kamu merasa sulit untuk menyelesaikannya ?)
- A : No, I don't think so. You can borrow my book and copy it.
- (Tidak, saya tidak berpikir demikian. Kamu dapat meminjam bukuku dan menyalinnya)
- B : No, thank's. If I do that, I won't be able to understand and I will have same trouble later.
- (Tidak, terima kasih. Jika saya melakukan hal itu, saya tidak akan mampu paham dan saya akan mengalami kesulitan yang sama di kemudian hari)
- A : So, what can I do for you ?
- (Jadi, apa yang dapat saya lakukan untukmu ?)
- B : If you don't mind, you can teach me how to solve this assignment.
- (Jika kamu tidak keberatan, kamu dapat mengajariku bagaimana untuk menyelesaikan tugas ini)
- A : Ok, I'm free after this. We can go to library and I will teach you.
- (Ok, saya kosong habis ini. Kita dapat pergi ke perpustakaan dan saya akan mengajarimu)
- B : What kind of you ! Thank's for your help.
- (Betapa baiknya kamu ! Terima kasih atas bantuanmu)
- A : Ok, no problem. It's because you are my best friend.
- (Ok, tak apa-apa. Itu karena kamu adalah sahabat terbaikku)
- B : I will buy some food for us. You can wait me first.
- (Saya akan membeli makanan untuk kita. Kamu dapat menungguku dulu)
- A : Ok, I will wait you there.
- (Ok, saya akan menunggumu disana)
- B : Ok, bye.
- (Ok, selamat tinggal)
Dialog panjang 3 orang offering help menolak tawaran in market/pasar
Di pasar, banyak hal yang bisa digunakan untuk menjadi topik dialog. Berikut ini contohnya,
- A : I hope there will be many customers in our shop today.
- (Saya harap akan ada banyak pelanggan di toko kita hari ini)
- B : Aamiin, I hope so. I will prepare our shop first.
- (Aamiin, saya harap juga. Saya akan menyiapkan toko kita dulu)
- A : Ok, I will clean the floor for us
- (Ok, saya akan membersihkan lantainya untuk kita)
- B : Eh, Look ! Isn't that Mrs.Ana, your teacher at school ?
- (Eh, lihat ! Bukankah itu Bu Ana, gurumu di sekolah ?)
- A : Where ? Ooo, yes she is Mrs. Ana, my teacher at school.
- (Dimana ? Ooo, ya dia adalah Bu Ana, guruku di sekolah)
- B : I see, she is having trouble with her bags.
- (Saya lihat, dia sedang kesulitan dengan tas-tasnya)
- A : Yeah, I think so. I will come there to help her first.
- (Yeah, saya pikir juga. Saya akan kesana untuk membantunya dulu)
- B : Ok, I will here continuing our preparation.
- (Ok, saya akan disini melanjutkan persiapan kita)
- A : Ok, I will go first.
- (Ok, saya pergi dulu)
- --------------------------
- A : Hello, Mrs.Ana. I see from there, you have trouble with these bags.
- (Helo, Bu Ana. Saya lihat dari sana, Anda kesulitan dengan tas-tas ini)
- C : Ooo, Andi. Yeah, these are my bags after shopping in this market.
- (Ooo, Andi. Ya, Ini adalah tas-tasku setelah belanja di pasr ini)
- A : May I help you to bring it Mrs. Ana ?
- (Bolehkah saya membantumu untuk membawaknnya, Bu Ana ?)
- C : Wow, thank's Andi. But, Don't worry, my husband will be here soon and I'm waiting him right now.
- (Wow, terima kasih Andi. Tetapi, jangan khawatir, suamiku akan kesini segera dan saya sedang menunggunya sekarang ini)
- A : But, I can do other things to help you Mrs.Ana.
- (Tetapi, saya dapat melakukan hal lain untuk menolongmu Bu Ana)
- C : Thank you again, Andi. I and my husband can handle it. I think you better come back to your shop and help your brother.
- (Terima kasih sekali lagi Andi, Saya dan suami saya bisa mengatasinya. Saya pikir kau lebih baik segera kembali ke tokomu dan membantu saudaramu)
- A : Ooo, ok Mrs.Ana. If you need my help, I will be ready.
- (Ooo, ok Bu Ana. Jika kamu membutuhkan bantuanku, saya akan siap sedia)
- C : Ok, Thank you Andi. You are nice boy.
- (Ok, terima kasih Andi. Kamu adalah anak yang baik)
- A : Ok, Mrs.Ana.
- (Ok, Bu Ana)
Dialog Panjang Offering Help 2 Orang
- Linda: Hi, Mark. How are you doing?
- Mark: Hi, Linda. I'm doing well, thank you for asking. How about you?
- Linda: I'm good, thanks. Hey, I noticed that you've been working on that project all by yourself. Do you need any help?
- Mark: Actually, that would be great. I'm feeling a bit overwhelmed with all the work.
- Linda: Alright, what can I help you with?
- Mark: Well, I'm having some trouble with the data analysis part. Would you be able to assist me with that?
- Linda: Sure, I can definitely help with that. When do you need it done by?
- Mark: Ideally, I would like to have it done by the end of this week.
- Linda: No problem, I'll make sure to get it done by then. Is there anything else I can help with?
- Mark: Yes, actually. I'm also a bit stuck with the report writing. Would you be able to take a look at it and give me some feedback?
- Linda: Of course, I'm happy to help with that too. Let's set up a time to meet and discuss it further. How about tomorrow morning at 10 am?
- Mark: That works for me. Thanks so much, Linda. I really appreciate your help.
- Linda: No problem, Mark. We're a team, and I'm always here to help.
Artinya
- Linda: Hai, Mark. Apa kabarmu?
- Tandai: Hai, Linda. Saya baik-baik saja, terima kasih sudah bertanya. Bagaimana denganmu?
- Linda: Saya baik, terima kasih. Hei, saya perhatikan bahwa Anda telah mengerjakan proyek itu sendirian. Apakah Anda memerlukan bantuan?
- Mark: Sebenarnya, itu bagus sekali. Saya merasa sedikit kewalahan dengan semua pekerjaan.
- Linda: Baiklah, ada yang bisa saya bantu?
- Mark: Yah, saya mengalami masalah dengan bagian analisis data. Apakah Anda dapat membantu saya dengan itu?
- Linda: Tentu, saya pasti bisa membantu. Kapan Anda membutuhkannya dilakukan oleh?
- Mark: Idealnya, saya ingin menyelesaikannya akhir minggu ini.
- Linda: Tidak masalah, saya akan memastikan untuk menyelesaikannya saat itu. Apakah ada hal lain yang bisa saya bantu?
- Mark: Ya, sebenarnya. Saya juga agak terjebak dengan penulisan laporan. Apakah Anda dapat melihatnya dan memberi saya umpan balik?
- Linda: Tentu saja, saya juga senang membantu. Mari kita atur waktu untuk bertemu dan berdiskusi lebih lanjut. Bagaimana kalau besok pagi jam 10 pagi?
- Mark: Itu bekerja untuk saya. Terima kasih banyak, Linda. Saya sangat menghargai bantuan Anda.
- Linda: Tidak masalah, Mark. Kami adalah tim, dan saya selalu siap membantu.
Penutup
Dalam artikel ini, telah dibahas tentang dialog panjang offering help dalam menerima dan menolak tawaran dengan sikap positif dan komunikasi efektif. Hal ini penting untuk mempertimbangkan tawaran yang diterima atau ditolak secara bijaksana, sehingga dapat membangun hubungan kerjasama yang baik.
Dalam menerima tawaran, ada baiknya untuk mempertimbangkan manfaat dan resiko yang akan diterima. Sedangkan dalam menolak tawaran, diperlukan sikap sopan dan menjelaskan alasan penolakan dengan jelas. Dengan demikian, dapat dihasilkan strategi menerima dan menolak tawaran yang baik dan efektif dalam membangun hubungan kerjasama yang positif.