Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would

    Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would

    Kebanyakan orang menganggap kedua kata yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah mirip. Atau bingung membedakan antara keduanya ? 

    Tahu kapan menggunakan kata will dan kata would yang tepat merupakan nilai tambah dalam pembelajaran grammar, khususnya dalam penggunaan antara keduanya. Membahas dua kata ini memang sedikit lebih unik.

    Dikatakan sama ya ada yang sama, mau dikatakan berbeda tapi ada yang sama. Daripada tambah bingung nih, sobat. Simak penjelasan yang akan memudahkan dalam memahami will dan would. Check it out ! 

Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would


Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would
Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would


    Dalam artikel kali ini, subtopik/daftar isi yang akan dibawakan, adalah :
  • Mengenal pengertiannya
  • Mengenal fungsi dan contohnya masing-masing
  • Mengenal persamaannya
  • Mengenal perbedaannya
  • Kesimpulan
  • Penutup

Apa Itu Will dan Would?

    Will dan Would merupakan salah satu modal auxiliary atau kata keja bantu. Kata kerja yang diikuti dengan kata kerja utama. Kata kerja ini tidak bisa berdiri sendiri sebagai predikat, tetapi memerlukan main verb sehingga memiliki makna tertentu. 

    Pada umumnya, "will" yang diikuti kata kerja utama diartikan dengan kata "akan". Namun, perlu diketahui sebenarnya ada beberapa kegunaan dari kata ini, selain menggambarkan kejadian yang akan terjadi ataupu kejadian yang direncenakan.

    Sedangkan, "would" merupakan bentuk past dari will. Dari sisi formalitas, kata would yang digunakan untuk berinteraksi dengan orang dirasa lebih sopan ketimbang menggunakan kata will. Namun, itu hanya dalam beberapa kondisi saja.

Apa fungsi Will?

    Perlu sobat ketahui bahwa ada beberapa kegunaan dari modal will. Berikut ini kegunaan dan contoh kalimat penggunaan will.

Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would

1. Menyatakan perihal yang akan dilakukan

    Kegunaan pertama, tidak lain adalah cerminan dari penggunaan simple future. Main verb yang mengikuti will, menandakan bahwa kata kerja itu terjadi di masa yang akan datang.

Contoh :
  • I will go to my grandmother's house tomorrow.
  • (Saya akan pergi ke rumah nenek besok)
  • Next week, we will be together to the show.
  • (Minggu depan, kita akan bersama ke pentas itu.)

2. Menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan

    Kata mungkin di sini dikarenakan kita tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Misal, suatu acara akan digelar minggu depan, bisa saja tidak jadi karena suatu hal.

Contoh :
  • My show will be held next week at school.
  • (Pentasku akan diadakan minggu depan di sekolah.)
  • Your attitude will change your life.
  • (Sikapmu akan mengubah hidupmu).

3. Menanyakan ketersediaan untuk melakukan suatu hal

    Will juga digunakan untuk menanyakan ketersediaan pihak lain untuk melakukan suatu hal. Bisa dibilang. Misal menanyakan ketersediaan untuk mengahdiri acara dan lain sebagainya.

Contoh :
  • Will you come to my party tonight?
  • (Maukah kamu datang ke pestaku nanti malam?)
  • Will you help me to finish my work?
  • (Maukah kamu menolongku untuk menyelesaikan pekerjaanku?)

Apa fungsi would?

    Ada beberapa kegunaan dari modal would yang perlu sobat ketahui. Berikut ini beberapa fungsi dan contoh kalimat penggunaan would.

Mengenal Perbedaan Dalam Penggunaan Will dan Would

1. Sebagai pembantu main verb past future

    Kegunaan yang pertama adalah sebagai cerminan dari penggunaan past future. Bisa sebagai modal untuk kalimat verbal, maupun digabungkan dengan be sebagai kalimat nominal.

Contoh :
  • She would be very happy with my gift. 
  • (Dia akan sangat senang dengan pemberianku).
  • I would come to your home.
  • (Saya akan datang ke rumahmu).

2. Digunakan dalam conditional sentence 

    Selanjutnya digunakan dalam kalimat pengandaian atau biasa disebut dengan conditional sentence. Penggunaan would menjadi hal yang sering ditemui dan digunakan di dalamnya. Menunjukkan kejadian yang tidak mungkin terjadi karena syaratnya tidak mungkin/mustahil terpenuhi.

Contoh :
  • If I were you, I would study hard.
  • (Jika saya menjadi dirimu, saya akan belajar giat)
  • I would be so strong if I was superman.
  • (Saya akan sangat kuat jika saya adalah superman)

3. Memberi meminta dan menawarkan bantuan

    Would juga digunakan untuk memberikan tawaran bantuan kepada orang lain atau dalam materi SMA dikenal dengan istilah asking and offering help. Dengan menggunakan kata would, makna kalimat lebih sopan.

Contoh :
  • Would you like me to help you?
  • (Apakah Anda ingin saya membantu Anda?)
  • Would you open the window for me?
  • (Maukah anda membukakan jendal itu untukku?)

    Dari beberapa penjelasan mengenai fungsi dan kegunaan will dan would. Lantas, bagaimana dengan perbedaan antara keduanya ?

Perbedaan Will dan Would

    Ada beberapa perbedaan dari penggunaan will and would yang perlu sobat garis bawahi, yaitu :
  • Will merupakan cerminan digunakannya present future tense, sedangkan would merupakan cerminan digunakannya past future tense.
  • Will digunakan pada conditional sentence type 1, sedangkan would digunakan pada conditional sentence type 2 dan 3.
  • Penggunaan kata would lebih sopan dibanding menggunakan kata will dalam menawarkan atau meminta sesuatu kepada orang lain.
  • Will menyatakan kejadian yang mungkin atau bisa saja akan terjadi, namun jika would kejadiannya mustahil akan terjadi jika digunakan dalam kalimat future.
  • Will adalah modal present sedangkan would adalah modal past.

Persamaan Will dan Would

    Jika ada perbedaan, pasti ada persamaan di antara keduanya, yaitu :
  • Will dan would sama-sama merupakan modal auxiliary.
  • Verb/be yang mengikuti keduanya, sama-sama harus berbentuk bare infinitive.
  • Sama-sama tidak bisa berdiri sendiri dalam sebuah kalimat.

Kesimpulan

    Banyak variasi penggunaan will dan would dalam kalimat. Keduanya memiliki perbedaan masing-masing jika digunakan dalam kalimat. Makna yang dihasilkan mirip, tapi tidak sama. Selain itu, keduanya tetaplah sama-sama sautu modal auxiliary.

Penutup

    Semoga apa yang telah disampaiakan banyak membantu dan banyak memberikan informasi baru bagi para pembaca. Jangan lupa untuk selalu dukung dan support don-english supaya semakin berkembang dan menjadi lebih baik lagi. See you again !

don-english







    


LihatTutupKomentar