Pengertian Fungsi Rumus Jenis dan Contoh Past Tense

    Pengertian Fungsi Rumus Jenis dan Contoh Past Tense. Materi belajar tenses lampau. Pada artikel kali subtopik yang akan dibawakan ada beberap, yaitu mulai dari pengertian, kegunaan, penggunaan, rumus kalimat, jenis dan pembagian, serta contoh kalimat dengan kalimat baik verbal maupun nominal, baik positive, negative, maupun interrogative.

Pengertian Fungsi Rumus Jenis dan Contoh Past Tense 

Pengertian Fungsi Jenis Rumus dan Contoh Past Tense
Pengertian Fungsi Rumus Jenis dan Contoh Past Tense 

Jenis dan Contoh Past Tense

Definisi

    Apa itu past tense ? Past tense merupakan suatu bentuk kata kerja ntuk menunjukkan suatu kejadian yang terjadi di masa lampau. 
    Tense ini sendiri terdiri dari simple past tense, past continuous tense, past perfect tense, dan past perfect continuous tense. Walaupun sama-sama menunjukkan kejadian masa lampau, keempatnya memiliki perbedaan mulai dari rumus, keterangan waktu, dan pola khusus lainnya. Untuk itu perlu diperhatikan aturan-aturannya agar tidak terjadi kesalahan makna maupun nilainya.
    Tense ini digunakan sebagai penanda bahwa kalimat tersebut terjadi pada masa lampau. Kejadian di masa lampau dapat diketahui dengan adanya penanda waktu ataupun penanda bentuk lainnya. 
    Pada penggunaan keempat tenses memiliki aturan khusus masing-masing yang membedakan antar tenses. Namun, pada dasarnya keempatnya tergolong tenses lampau.

Jenis dan Rumus Past Tense

    Telah disebutkan sebelumnya bahwa past tense dibagi menjadi 4 jenis tenses. Keempatnya memeiliki aturan masing-masing dalam pembentukan kalimat dan penggunaanya. Aturan -aturan tersebut dapat berupa strukturnya, keterangan waktunya, maupun penanda lainnya. Berikut ini pemaparan mengenai keempat jenis tenses tersebut.

1. Simple Past Tense

    Jenis yang pertama adalah simple past tense. Dari namanya kita telah mengetahui bahwa simple past tense merupakan jenis past tense yang digunakan untuk menyatakan kejadian waktu lampau dengan simple. Simple past tense biasanya digunakan untuk menyatakan waktu lampau dengan keterangan waktu yang masih bersifat umum untuk masa lampau. Berikut ini struktur, kata kunci dan contoh penggunaan simple past tense.

Rumus verbal :                                         

  • (+) S + V2 + O/C                               
  • (-) S + did + not + V1 + O/C              
  • (?) Did + S + V1 + O/C + ?           
 Rumus nominal:
  •  (+) S + was/were + ANA(adj/noun/adv)/Compliment
  •  (-) S + was/were + not + ANA(adj/noun/adv)/Compliment
  •  (?) Was/Were + S + ANA(adj/noun/adv)/Compliment + ?
Time signal                       
  • Yesterday                                  
  • Last (day/week/moth/etc)         
  • (two days/etc) ago                     
  • Keterangan waktu lampau (on january 1999/etc)
Pola "when + S + V2", prioritaskan yang pertama
  • 1. When + S + V2, past continuous tense
  • 2. When + S + V2, simple past tense
  • 3. When + S + V2, past perfect tense

Contoh kalimat :

Verbal:

  • When I wrote a book, I was hearing music.
  • (Ketika saya menulis buku, saya sedang mendengarkan musik)
  • Yesterday, I didn't drove a car to the school.
  • (Kemarin, saya tidak mengendarai mobil ke sekolah)
  • Did they drunk your water yesterday without your permission?
  • (Apakah mereka minum airmu kemarin tanpa seizinmu ?)
Nominal:
  • When you were born, you cried loudly.
  • (Ketika kamu lahir, kamu menangis sangat keras)
  • I was a teacher when I was seventeenth years old.
  • (Saya adalah seorang guru ketika saya berumur 17 tahun)
  • Were you in Bali in 1998?
  • (Apakah kamu di Bali pada tahun 1998 ? )

2. Past Continuous Tense

    Jenis kedua past continuous tense. Past continuous tense digunakan untuk meyatakan peritiwa yang sedang terjadi di masa lampau. Penggunaan past continuous tense harus memperhatikan aturan. Aturan tersebut dapat ditemukan pada strukturnya, penanda waktunya, maupun bentuk lainnya. Berikut ini pemaparan mengenai struktur, kata kunci, dan contoh penggunaan dari past continuous tense.

Rumus verbal :                                               

  •  (+) S + was/were + Ving + O/C                    
  •  (-) S + was/were + not + Ving + O/C           
  •  (?) Was/Were + S + Ving + O/C + ?   
Rumus nominal :      
  • (+) S + was/were + being + ANA/C
  • (-) S + was/were + not + being + ANA/C
  • (?) Was/Were + S + being + ANA/C + ?
Time signal                                                    
  • At this time/moment + yesterday                                
  • At this time/moment + last (day/week/year/etc)        
  • At (...) o'clock + yesterday                                          
  • The whole day yesterday
Pola "when + S + V2", prioritaskan yang pertama 
  • 1. When + S + V2, past continuous tens
  • 2. When + S + V2, simple past tense
  • 3. When + S + V2, past perfect tense
Pola "While"
  • While + S + was/were + Ving, S + V2
  • While + Ving, S + V2
Contoh kalimat :

Verbal:
  • While I was writing, My father came to my home.
  • (Sementara saya sedang menulis, ayahku pulang ke rumah)
  • At 7 o'clock yesterday they weren't watching movie.
  • (Pukul 7 kemarin mereka tidak sedang menonton film)
  • Were you reading my book when I slept ?
  • (Apakah kamu sedang membaca bukyky ketika saya tidur ?)
Nominal:
  • You were being happy when I came.
  • (Kamu sedang senang ketika saya datang)
  • At 9 o'clock yesterday, I wasn't being there.
  • (Pukul 9 kemarin, saya tidak sedang disana)
  • Was she being angry with you ?
  • (Apakah dia sedang marang denganmu ?)

3. Past Perfect Tense

    Selanjutnya adalah past perfect tense. Past perfect tense digunakan untuk menyatakan kejadian yang telah terjadi di masa lampau atau kejadian sebelum masa lampau. Past perfect tense biasanya memiliki arti "telah sudah" dalam sebuah kalimat. Penggunaanya pun juga memeiliki aturan sebagaimana jenis sebelumnya. Aturan tersebut dapat berupa strukturnya, kata kuncinya, dan pola-pola lainnya. Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai aturan tersebut.

Rumus verbal:              

  • (+) S + had + V3 + O/C                   
  • (-) S + had + not + V3 + O/C             
  • (?) Had + S + V3 + O/C + ?              

Rumus nominal:
  • (+) S + had + been + ANA/C
  • (-) S + had + not + been + ANA/C
  • (?) Had + S + been + ANA/C + ?
Pola "when + S + V2", prioritaskan yang pertama                          
  • 1. When + S + V2, past continuous tense            
  • 2. When + S + V2, simple past tense                   
  • 3. When + S + V2, past perfect tense                
Jika ada "for+waktu" use past perfect continuous jika tidak ada gunakan past perfect.
  • By then + S + V2, .....
  • By + S + V2, .....
  • By the time + S + V2, .....
  • By the beginning of + S + V2, ..... 
  • When + S + V2, ...... 
  • Before + S + V2, ......                                                                                                 
Penggunaan "after"
  • After + S + had + V3, S + V2
Contoh kalimat :

Verbal:
  • After I had breakfast, I took a bath.
  • (Setelah saya telah sarapan, saya mandi)
  • Had she waited me when I went work ?
  • (Apakah dia menungguku ketika saya pergi kerja ?)
  • Before I went to school, I had not watched TV.
  • (Sebelum saya pergi ke sekolah, saya telah tidak menonton TV)
Nominal:
  • By the time they went home, I had been there.
  • (Ketika mereka pulang ke rumah, saya telah disana)
  • She hadn't been happy because of your action.
  • (Dia telah tidak senang karana tingkahmu)
  • Had you been here before I arrived ?
  • (Apakah kamu telah disini sebelum saya datang ?)

4. Past Perfect Continuous Tense

    Jenis yang terakhir adalah past perfect continuous tense. Past perfect continuous digunakan unutk menyatakan kejadian yang telah sudah sedang dikerjakan di masa lampau. Past perfect continuous tense merupakan jenis yang jarang digunakan dalam percakapan langsung. Namun jensi ini biasanya muncul pada soal-soal grammar bahasa Inggris. Penggunaanya juga memiliki aturan sendiri. Berikut aturan-aturan tersebut.

Rumus verbal:                                                           

  • (+) S + had + been +  Ving + O/C             
  • (-) S + had + not + been + Ving + O/C      
  • (?) Had + S + been + Ving + O/C + ?       
Rumus nominal:
  • (+) S + had + been + being + ANA/C
  • (-) S + had + not + been + being + ANA/C
  • (?) Had + S + been + being + ANA/C + ?
Pola "when + S + V2", prioritaskan yang pertama                    
  • 1. When + S + V2, past continuous tense            
  • 2. When + S + V2, simple past tense                   
  • 3. When + S + V2, past perfect tense                   
Jika ada "for+waktu" gunakan past perfect continuous jika tidak ada gunakan past perfect.
  • By + S + V2, .....
  • By the time + S + V2, .....
  • By then + S + V2, .....
  • By the beginning of + S + V2, .....
  • Before + S + V2, ......
  • When + S + V2, ......                                                                                                                     
Contoh kalimat :

Verbal:
  • Before I went to school, I hadn't been watching TV for an hour.
  • (Sebelum saya pergi sekolah, saya telah tidak sedang menonton TV selama 1 jam)
  • Had you been living here when they came ?
  • (Apakah kamu telah sedang tinggal disini ketika mereka datang ?)
  • When he was child, He had been studying there for three years.
  • (Ketika dia kecil, dia telah sedang belajar di sana selama 3 tahun)
Nominal:
  • By the time they came to class, The light had been being out for ten minutes.
  • (Saat mereka datang ke kelas, lampunya telah sedang padam selama 10 menit)
  • They hadn't been being struggle when they were child.
  • (Mereka telah tidak sedang kesulitan ketika mereka kecil)
  • Had you been being here for an hour when we arrived ?
  • (Apakah kamu telah sedang disini selama 1 jam ketika saya datang ?)

Penutp artikel

    Jenis dan contoh past tense ini merupakan bagian dari materi grammar mengenai tenses. Untuk materi lainnya bisa dilihat di laman don-english. Semoga tulisan ini banyak membantu dan bermnafaat. Sekian dan terima kasih.





LihatTutupKomentar